Sukses Didunia Kerja?? Begini Tips Buat Kamu Yang Introvert

  • Whatsapp

Introvert sering disalahartikan sebagai pemalu, sehingga orang-orang di sekitarnya sering bingung bagaimana berinteraksi dengan mereka. Apalagi di dunia kerja yang membutuhkan kerja sama tim.

Faktanya, introvert berbeda dengan orang pemalu. Ada beberapa tipe introvert. Memang ada yang pemalu, namun ada juga yang suka tampil di depan umum tapi masih butuh waktu sendiri untuk “mengisi ulang” energinya, seperti Amy Schumer dan Oprah Winfrey.

Tidak seperti ekstrovert yang mendapatkan energi saat berada di sekitar orang lain, introvert mendapatkan energi saat sendirian they

Ada orang introvert yang takut akan situasi di mana mereka harus berinteraksi dengan orang yang tidak mereka kenal atau tidak tahu bagaimana harus bersikap di depan umum.

Ciri utama orang introvert adalah mereka merasa segar dan lebih fokus saat sendirian. Mereka juga lebih suka bekerja dalam keheningan daripada dikelilingi rekan kerja di kantor yang ramai.

Menjadi seorang introvert bukanlah hal yang buruk. Namun, mungkin kita membutuhkan cara “khusus” untuk bertahan hidup di dunia kerja yang sibuk dan menguras energi. Oke bagaimana? Berikut beberapa tips agar introvert bisa bertahan di dunia kerja, seperti dilansir The New York Times.

1.Ketahui batasan Anda

Batasan sangat penting dalam memiliki hubungan yang sehat dengan pekerjaan kita, terutama bagi para introvert. Sebagai introvert, kita mungkin lelah ketika menghadiri begitu banyak pertemuan tanpa henti sehingga kita kehilangan privasi. Belum lagi suara bising, lampu terang dan pekerjaan yang menyita waktu pribadi di malam hari atau di akhir pekan.

Setelah kita tahu batasnya, kita bisa menggambar garis. Salah satu cara paling efektif untuk menetapkan batas adalah metode “Kecepatan, Tempat, Ruang”. Seperti berikut ini:

Baca Juga  Modul Belajar Mandiri Persiapan Tes PPPK Guru Kemendikbud Tahun 2021

Tetapkan kecepatan Anda sendiri. Tidak ada yang mengatakan kita harus bekerja delapan jam setiap hari. Mungkin kita bisa mengaturnya sendiri dengan membuat minggu yang ideal dimana jadwal padat hanya dua hari, diikuti dengan hari-hari yang lebih tenang.

Atau, caranya juga bisa diatur dari jam 9 pagi sampai jam 5 sore, dan istirahat di malam hari. Tetapkan mana yang lebih nyaman bagi kita.

Kemudian pikirkan tentang posisi (lokasi). Kita bisa bergerak sepanjang hari untuk mencari ketenangan.

Pikirkan apakah kita dapat menyesuaikan dengan meja di kantor atau haruskah kita mencari tempat lain yang lebih pribadi?

Kita juga bisa belajar bagaimana meredam suara, cahaya, atau stimulasi berlebihan. Misalnya dengan menggunakan headphone. Pencahayaannya juga bisa diatur, agar tidak terlalu menyilaukan.

Terakhir, ciptakan ruang pribadi. Banyak introvert tidak keberatan dihubungi melalui email atau pesan teks panjang selama mereka dapat mengontrol sikap mereka ketika menanggapi mereka di waktu luang mereka.

Intinya adalah menetapkan batasan adalah kuncinya, apakah itu membatasi interaksi dengan mengingatkan rekan kerja tentang liburan atau memberi tahu mereka bahwa kita membutuhkan waktu pribadi.

2. Menghadapi Pertemuan Rapat

Terlepas dari pekerjaan, kami pasti akan menghadiri pertemuan sesekali. Rapat bisa jadi sulit bagi introvert untuk mendengar pendapat mereka atau mereka yang merasa sulit untuk bertahan dari sesi brainstorming yang didominasi oleh orang-orang yang berisik. Tapi jangan khawatir, ada beberapa trik untuk bertemu dengan orang introvert.

3. Tetap “dalam” rapat

Tetap di dalam dan tahan keinginan untuk “mundur” dan buat diri Anda tidak terlihat.

Nasihat Jill Flynn mungkin patut dicoba: Datanglah lebih awal, duduklah di kursi yang menonjol dan mulailah percakapan, meskipun itu sedikit menyakitkan. Perlu diingat bahwa ini hanya untuk beberapa menit. Saat rapat berjalan lancar, ungkapkan ide Anda dengan singkat dan tajam.

Baca Juga  Cara Melamar Pekerjaan Email

Kunci untuk melakukan ini adalah berlatih membuat catatan yang tampak biasa dan mengejutkan. Memproses percakapan dan memberikan ringkasan lisan tentang ruangan juga merupakan cara ampuh untuk membuat suara Anda didengar.

4. Follow Up dengan baik

Jika Anda merasa harus berbicara tetapi belum siap untuk mengungkapkan pendapat Anda, katakan, “Saya ingin memikirkannya lagi. Bisakah saya menyusul?” Kemudian tulis sesuatu yang menarik dan kirimkan melalui email.

Bicaralah pada awalnya, tetapi tidak sering

Bicaralah di awal rapat, meski hanya membuat pernyataan sederhana, yang penting Anda tetap “terlibat” dalam rapat. Ini dapat menghilangkan tekanan pada diri Anda sendiri, memungkinkan Anda untuk mendengarkan diskusi tanpa khawatir mengatakan sesuatu yang cerdas.

5. sebelum rapat

Flynn menyarankan agar kita menguasai rapat sebelum rapat dimulai. Mempersiapkan dan berdiskusi dengan pengambil keputusan atau kolega mengenai agenda rapat dan hasil yang diharapkan. Biarkan pendapat kita tentang pemimpin rapat terlebih dahulu, sehingga akan lebih mudah didengar selama rapat.

Sulit untuk menjadi seorang introvert di dunia yang memaksa kita untuk sukses melalui kinerja. Namun, jika kita melihat para pemimpin yang membuat kita terkesan, tentu tidak ada satupun dari mereka yang memiliki sifat yang sama, kecuali gaya hidup mereka sendiri.

Intinya dengan belajar berulang-ulang, lama kelamaan kita bisa memanfaatkan kelebihan kita sebagai introvert dengan fokus pada apa yang kita lakukan setiap hari, daripada fokus pada kesuksesan jangka panjang.

Ingatlah bahwa memiliki batasan dan gaya Anda sendiri adalah hal yang baik. Bahkan jika Anda sendirian, yang penting adalah bahagia!

Sumber: Kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *